Mahasiswa KKN SDGs Kelompok 2 UPN Veteran Jawa Timur menggelar sosialisasi bagi pelaku UMKM di Balai Desa Kedungpari pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan program kerja lanjutan dari upaya digitalisasi UMKM yang sebelumnya telah dilakukan melalui pendampingan legalitas usaha dan pencantuman lokasi usaha di Google Maps. Pada sosialisasi kali ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital dalam mendukung keberlangsungan dan daya saing usaha.
Sosialisasi diselenggarakan pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas jual beli para pelaku UMKM pada pagi hingga sore hari. Sekitar 40 peserta hadir mengikuti kegiatan yang terdiri atas pelaku UMKM dan masyarakat Desa Kedungpari. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama penyampaian materi maupun sesi tanya jawab.
Materi pertama disampaikan oleh Devina Rahma P. yang menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola perdagangan dari konvensional menuju ekosistem digital. Menurutnya, pelaku UMKM perlu memanfaatkan platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan peluang penjualan. Dalam sesi tersebut, peserta juga memperoleh tutorial mengenai langkah-langkah membuka toko daring di platform seperti Shopee dan TikTok Shop.

Materi berikutnya disampaikan oleh M. Fahreza Z. yang membahas strategi pembuatan video promosi yang menarik dan efektif untuk media sosial. Ia menjelaskan bahwa konten yang mampu menjangkau audiens luas atau For You Page (FYP) berpotensi meningkatkan engagement, memperkenalkan produk kepada lebih banyak calon konsumen, serta mendorong peningkatan penjualan. Peserta juga diberikan sejumlah kiat sederhana dalam menyusun konsep video, menentukan sudut pengambilan gambar, hingga memanfaatkan tren yang sedang berkembang agar konten lebih mudah menarik perhatian pengguna.
Lianda Nan Dia P. selaku Person in Charge (PIC) kegiatan mengatakan, sosialisasi ini disusun berdasarkan hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM di Desa Kedungpari masih mengandalkan penjualan secara konvensional dan belum memanfaatkan platform digital secara optimal. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan agar pelaku usaha memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memasarkan produknya melalui media digital sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN SDGs Kelompok 2 UPN Veteran Jawa Timur berharap para pelaku UMKM dapat mulai memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha. Penerapan pemasaran melalui e-commerce dan media sosial diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal, memperluas jangkauan pasar, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi UMKM di Desa Kedungpari.